Zona Remaja

Minggu, 25 Maret 2012

0

Cemburu itu Tanda Cinta

Siang itu salah seorang istri Rasulullah SAW menghadiahkan semangkok roti dicampur kuah kepada beliau. Rasulullah SAW saat itu sedang di rumah Aisyah ra. Tanpa diduga, Aisyah menepis tangan pembantu yang membawa mangkok berisi roti tersebut, sehingga mangkok itupun jatuh dan pecah. 
Melihat kejadian itu, Rasulullah SAW pun bergegas memunguti roti yang tumpah itu dan meletakkan kembali di atas mangkok yang lain seraya berkata: “Pergilah. Ibu kalian sedang cemburu.”

Suasana hati Aisyah mendadak berubah saat melihat istri Rasulullah SAW yang lain menghadiahi beliau semangkok roti kuah. Kaldu yang penuh rasa rindu itu seperti tersayat sembilu. Jiwanya yang penuh dengan cinta terluka. Rasa cemburu memenuhi ruang-ruang jiwa menepikan cinta. Sebagaimana manusia biasa, Aisyah tak kuasa membendungnya. Ia tak mampu menahan rasa cemburu yang mengalir deras menerpa jiwanya.
Cemburu yang mendera jiwa adalah fitrah. Cemburu bisa melanda jiwa semua manusia. Ia tak bisa dihilangkan termasuk oleh wanita mulia sekelas Aisyah sekalipun. 
Cemburu biasanya bermula dari cinta yang membara. Bila dikelola dengan baik, cemburu bisa menyebabkan cinta terus menyala. Cemburu membuat kita dapat merasakan indahnya cinta. Karena cemburu adalah tanda cinta. Cinta sejati selalu membuat pemiliknya tak rela belahan jiwanya bergerak ke lain hati. Demikian pula dengan cinta milik wanita. Bahkan wanita senantiasa menginginkan cinta yang utuh. Wanita selalu mengharap cinta yang tanpa sisa.
Hati ibunda Sarah pun pernah didera rasa cemburu. Setelah sekian tahun merajut cinta, nabi Ibrahim as dan ibunda Sarah tak kunjung dikaruniai buah hati. Karena itu ibunda Sarah meminta sang belahan hati untuk melabuhkan cintanya pada jiwa dan raga Hajar, budak setia mereka berdua. Namun saat Hajar melahirkan buah cinta untuk nabi Ibrahim, rasa cemburu menyeruak masuk ke dalam hati ibunda Sarah. Sehingga walau ia yang menghadiahkan Hajar untuk sang suami tercinta, Sarah tak kuasa membendung rasa cemburu yang menerpa jiwanya. Sarah tak rela nabi Ibrahim as berbagi cinta di hadapan jiwanya. Karenanya nabi Ibrahim as kemudian memindahkan Hajar ke Mekkah.
Hati dan jiwa lelaki pun tak suci dari rasa cemburu. Bahkan rasa cemburu adalah ciri cinta milik pria sejati. Lelaki sejati akan senantiasa memendarkan cahaya cinta yang menerangi pelabuhan cintanya hingga tak akan pernah menerima bahtera cinta yang lain. Ia akan selalu menjadi sandaran hati sang istri hingga tidak akan pernah ada sisa cinta untuk laki-laki yang lain. Karenanya rasa cemburu akan segera memenuhi relung-relung hatinya saat ia merasa ada yang mengusik belahan jiwanya.
Rasa cemburu yang menderu itulah yang menyebabkan Umar bin Khatab ra tak berkenan istrinya shalat berjamaah di masjid. Hatinya tak kuasa melihat lelaki lain memandang wanita yang dicintainya itu. Melihat masam sang suami, istri mulia itu pun berkata, “Kalau engkau tak berkenan aku shalat berjamaah di masjid, aku tidak akan melakukannya lagi.” Namun Umar terdiam seribu bahasa karena ia mengetahui bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian menghalangi hamba-hamba Allah yang wanita untuk mendatangi masjid-masjid Allah.”
Mengingat rasa cemburu adalah salah satu tabiat kemanusiaan kita, ia tidak akan bisa dihilangkan dari dalam jiwa kita. Kita tak mungkin menghapusnya dari dalam hati kita. Dengan demikian kita harus mengelolanya. Kita harus menjadikan rasa cemburu itu menyebabkan cinta kita kepada belahan jiwa kita terus menyala-nyala. Rasa cemburu itu harus mampu membuat kita merasakan indahnya bercinta dengan kekasih kita. Belahan hati kita harus mengerti bahwa kecemburuan kita padanya adalah bukti cinta sejati kita kepada dirinya.

Minggu, 18 Maret 2012

0

Rindu

Segurat wajah sendu... Seuntai syair pilu...
Sepotong hati yang berbalut rindu..
Rindukan hadirmu, rindukan senyummu..
Tuhan di Surga.. trimakasih tlah kau Kirim
Dia yang sangat berarti
Untuk hidupku
Dia pelangi hatiku, warnai hariku...
Sepotong asa didada untuk tetap ada, takkan sirna
Kini... nanti... dan sepanjang masa.

Minggu, 11 Maret 2012

0

Tips Menarik Perhatian cowok Lewat Facebook & Twitter

Saat ini Facebook (FB) dan Twitter semakin berkembang. Situs jejaring sosial itu tidak hanya dimanfaatkan untuk berhubungan dengan teman dan klien saja, namun bisa menjadi 'alat' untuk mendapatkan kekasih. 
Namun ada trik khusus untuk menarik perhatian pria idaman lewat situ jejaring sosial tersebut. Berikut ini lima saran untuk menarik perhatian pria dari seorang pakar online, Jon Yongfook Cockles, seperti dilansir situs Herworldplus. 

1. Jangan Terlalu Sering Galau & Mengeluh 
Jangan terlalu sering curhat tentang perasaan patah hati Anda atau tentang mantan pacar di Twitter dan FB. Bagi pria, tidak ada yang lebih menyebalkan selain membaca status keluhan panjang atau cerita menyedihkan tentang hubungan percintaan Anda. Jika si dia sering melihat Anda galau di situs jejaring sosial, maka dia bisa ilfil dengan Anda. 

2. Hindari Memposting Foto Vulgar
Jangan memposting foto-foto seksi saat Anda pergi ke club bersama teman wanita Anda lewat Twitter dan Facebook. Jika Anda pikir pria akan tertarik, Anda salah. Tidak semua pria suka dengan keseksian wanita yang diumbar-umbar. Anda bisa dicap 'nakal' oleh si dia. 

3. Berpartisipasi di Twitter
Ikut sertalah dalam percakapan yang tepat di Twitter. Berpartisipasi dalam percakapan yang menggunakan hashtag (#) menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan topik yang dibicarakan. Dengan menggunakan Hashtag Anda akan terhubung dengan orang lain. Siapa tahu Anda berkesempatan berkenalan dengan seorang pria yang memiliki minat yang sama dengan Anda. 

4. Mention di Twitter
Jika Anda dan teman pria saling memfollow di Twitter atau berteman di Facebook, tapi tidak pernah bertegur sapa dengannya, maka jangan malu untuk memulai 'mention' atau memberikan wall di status FB nya. Mulailah dengan memberi tanggapan yang singkat dan ringan, misalkan 'Hahaha, aku juga pernah mengalaminya', maka percakapan bisa dimulai dari situ. 

5. Tampilkan Wajah Anda
Perbaharui foto profile Anda dengan wajah asli Anda, jangan menggunakan foto selebriti atau foto pemandangan. Pria akan lebih tertarik dengan wajah asli Anda. 

Selasa, 06 Maret 2012

0

untuk kekasihQ

Sayangku,
kenalilah musim hujan yang basah
dan kemarau yang meranggaskan daun-daun kering
di sepanjang hari dalam dua belas purnama
karena cintaku bersemi di dua musim
kenalilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu
yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri
yang menggemerisik di antara sunyi
karena ada bisikan tentang gelisahku
ketika senja turun di bukit-bukit tak berpenghuni
ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya
merah membara dan kadang-kadang lembayung
kenalilah warnanya yang disapukan dari rinduku

Sabtu, 03 Maret 2012

0

Sebenarnya......!

MENCINTAI...
BUKANlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.MEMAAFKAN...
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti.
MENGERTI...
BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan. 
0

cinta sejati

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur, ketika kita menangis, ketika kita membayangkan, ketika kita berciuman?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT.
Kita semua agak aneh... dan hidup sendiri juga agak aneh...
Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita.
Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.
Ada hal - hal yang tidak ingin kita lepaskan...
Orang - orang yang tidak ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah... melepaskan BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru.
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari, dan mereka yang telah mencoba.
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.
CINTA yang AGUNG adalah...
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia.
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sambil berkata 'Aku turut berbahagia untukmu'
Apabila cinta tidak berhasil... BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI...
Ingatlah...bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya...
Tapi, ketika cinta itu mati... kamu TIDAK perlu mati bersamanya...
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.
HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan - pilihan kehidupan yang telah kau buat.

Minggu, 26 Februari 2012

0

Materi Cinta

Mengajar pada jam terakhir di hari Sabtu memang menjengkelkan. Betapa tidak, pada jam-jam itu anak-anak sudah tidak concern lagi dengan apa yang disampaikan oleh guru di depan kelas. Pikiran mereka hanya tertuju pada pulang dan weekend. Pidato sehebat pidatonya bung Karno sekalipun tak akan mampu memalingkan pikiran mereka dari indahnya malam Minggu. Bel pulang masih 30 menit lagi, masih lumayan lama. Aku memutar otak memikirkan cara agar generasi penerus bangsa ini kembali terfokus pada apa yang kusampaikan. Karena tidak menemukan caranya, maka aku cerita saja tentang trend berinternet saat ini yaitu wabah facebook dan blog berujung pada Say it with blog writing contest nya blogdetik. Akhirnya, kita berbicara tentang CINTA. Begitu masuk topik ini, maka pandangan mata anak-anak yang awalnya terlihat seperti lilin tertiup angin, kini terang benderang seperti lampu Neon 40 watt, berbinar-binar.
Tak mau kehilangan momentum maka aku menulis di papan tulis sebuah pepatah Perancis “ L’amour n’est pas parce que mais melgre”.
“ kalimat apa itu pak ?” tanya anak-anak
“ ini adalah sebuah pepatah Perancis, kalau diterjemahkan berarti “Cinta itu bukan karena tapi walaupun” jawabku sambil kutulis di bawah kalimat Perancis itu terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
Kulihat anak-anak mulai mempergunakan sisi kanan dari belahan otaknya untuk bisa memahami pepatah Perancis ini. Semuanya tampak Serius, membuatku tersenyum puas karena berhasil mengecoh pikiran-pikiran mereka tentang weekend.
“ Anak-anak, apakah ada diantara kalian yang bisa membantu bapak menjelaskan pepatah ini ?”
Ruang kelas sunyi senyap, tidak ada satupun suara terdengar. Semua siswa berpikir keras untuk memahami pepatah itu. Namun tiba-tiba keheningan itu pecah, Fanny, si broadcaster manis pemandu acara Request di radio sekolah mengacungkan tangannya.
“ Saya bisa menjelaskannya, pak !” serunya dengan penuh keyakinan.
“ Silahkan, Fanny”
“ Cinta yang sesungguhnya adalah jika seseorang yang mencintai mengesampingkan segala kelebihan dan kekurangan. Dia tidak mempertimbangkan sebab-sebab dia mencintai. Maka belum bisa disebut cinta sejati kalau seseorang mencintai karena kecantikan, ketampanan, kekayaan, kepandaian atau hal-hal lain. Sebaliknya, bisa disebut cinta sejati kalau seseorang tetap mencintai walaupun orang yang dicintainya, jelek, miskin, bodoh bahkan sudah hancur di dalam kubur. Begitu juga mencintai Allah, belum bisa dikatakan mencintai Allah kalau mencintai itu karena takut dimasukkan dalam neraka, mengharapkan surga atau karena Allah telah berbuat baik kepada kita. Mestinya kita mencintai Allah walaupun kita tidak merasakan kebaikanNya. Oleh karena itu….”
“Kring….. kring …… kriiiing”
Bell pulang menghentikan penjelasan Fanny…
“ Maaf Fanny, terpaksa penjelasanmu harus dilanjutkan minggu depan, karena yang ditunggu-tunggu oleh semua orang di sekolah ini telah datang. Anak-anak … kita lanjutkan Sabtu depan ya….. silahkan bersiap-siap dan berdoa”.
Aku tak tahu apa yang berkecamuk dalam pikiran Fanny atau pun teman-temannya se kelas saat itu. Mungkin penasaran dan ketidakpuasan. Bagiku yang penting Sabtu depan aku punya topik yang bisa membuat anak-anak concern dan tidak ngantuk di 30 menit menjelang pulang. He… he….. he…